My Writings. My Thoughts.

Wedding Organizer

On » Friday, August 28, 2009 //

Wedding Organizer (WO) merupakan suatu institusi atau lembaga yang bertugas mengurus segala keperluan mempelai dalam memperseiapkan pernikahannya atau membantu mengorganisir hampir semua elemen pesta pernikahan sehingga diharapkan bisa mewujudkan sebuah pesta pernikahan yang berkesan. Persiapan itu dimulai dari penyiapan undangan, katering, tata rias, gaun pengantin, upacara adat, hiburan, mobil, souvenir, sampai fotografi dan video shooting.

Bisnis ini muncul karena adanya peluang dalam kehidupan modern yang menginginkan kecepatan, kemudahan, dan kepraktisan untuk mengatasi masalah kurangnya waktu bagi masyarakat. Dengan semakin banyaknya bisnis yang menawarkan jasa pengorganisasian pernikahan, calon pengguna jasa harus lebih selektif memilih WO yang handal dan dapat dipercaya. Oleh karena itu sebagai calon pelaku bisnis WO, Anda diharapkan bisa lebih kompetitif untuk dapat meraih target pasar. Anda perlu menyusun program pemasaran yang tepat. Dalam kondisi pasar yang kompetitif, memahami kecenderungan pelanggan merupakan salah satu kunci sukses.
Sebelum memulai bisnis WO, berikut adalah beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan :

1. Market/target pasar.
Anda perlu menentukan pasar mana yang akan digarap. Menengah ke bawah atau menengah ke atas. Ini berkaitan dengan lokasi yang mau ditawarkan untuk klien, serta suasana yang ingin di tampilkan. Pemilihan target pasar ini secara tidak
langsung akan menciptakan image WO. Sebelum menentukan target pasar yang akan dimasuki, Anda perlu melakukan survei.

2. Standard Biaya pelayanan.
Tentukan biaya pelayanan. Jangan di beri harga terlalu rendah. Anda harus menghargai diri Anda sendiri. Sesuaikan pula dengan pasar yang digarap. Konsekuensinya Anda harus memberikan pelayanan yang profesional dan sempurna untuk segala-galanya.

3. Rencana promosi.
Promosi dapat dilakukan melalui: kartu nama, website, brosur, pameran, mengadakan open house, dan promosi dari mulut ke mulut. *Biasanya promosi yang paling baik adalah mulut ke mulut*

4. Menghadapi persaingan.
Jangan pernah takut menghadapi persaingan, yakin dengan "produk" yang Anda punya dan tawarkan.

Sediakan pula waktu untuk mempelajari:
  • Produk dan jasa yang ditawarkan vendor sehingga Anda tahu kelebihan dan kekurangannya, dan bisa menjelaskan pada klien (calon mempelai)
  • Produk dan jasa pesaing/competitor
  • Perkembangan pasar.
Hal lain yang harus diperhatikan selain yang di atas untuk menjalankan bisnis WO adalah menganalisis atau mengevaluasi pasar dengan menggunakan analisis SWOT. Tujuannya untuk memantapkan bidikan pasaran. Evaluasi yang dilakukan ada dua yaitu evaluasi intern (secara organisasi/dalam WO): strength dan weakness, dan evaluasi ekstern (pihak-pihak yang berpengaruh langsung terhadap bisnis WO, misalnya : vendor, competitor, klien): opportunity dan threat. Berikut adalah analisis SWOT dari WO yaitu:

Strength (Kekuatan):
  • Mulai membentuk image/citra (Hal ini kelak bisa menjadi modal untuk menguasain pasar dan memenangi persaingan)
  • Pelayanan yang maksimal
  • Lokasi yang mudah dijangkau
  • Siap untuk bekerja keras
  • Harga yang kompetitif
Weakness (Kelemahan):
  • Masih minim/kurang pengalaman (pengaruh terhadap penentuan harga jasa, mendapat kepercayaan klien)
  • Masalah promosi
Opportunity (Kesempatan atau peluang)
  • Bisnis WO belum banyak menekuni sehingga pasar masih terbuka luas
  • Orang semakin sibuk sehingga tidak ada waktu untuk mengurus pernikahan
Threat (Ancaman)
  • Mulai muncul WO-WO baru.
  • Perlu sosialisasi tentang WO pada masyarakat
  • Keadaan ekonomi yang belum stabil yang membuat masyarakat berpikir dua kali jika akan menggunakan jasa WO
  • Tradisi masyarakat yang masih banyak melibatkan keluarga dalam menyelenggarakan persta pernikahan

Berikut adalah tugas yang dilakukan oleh WO secara umum:
  • Membantu calon pengantin dalam mengembangkan konsep sebuah pesta pernikahan.
  • Membantu calon pengantin mewujudkan impian indah tentang sebuah pesta pernikahan.
  • Membantu mengalokasikan budget, sehingga budget yang ada dimanfaatkan semaksimal mungkin (efisiensi budget).
  • WO juga berperan sebagai pemberi saran, dan mediator antara calon pengantin dan keluarganya. Karena tak jarang dalam memutuskan segala sesuatu, keluarga dari calon mempelai sering ikut campur tangan dan membuat calon pengantinnya sendiri kebingungan.
Biaya yang pasangan keluarkan untuk menggunakan jasa WO sangat beragam, tergantung dari pekerjaan dan tanggung jawab yang mereka lakukan atau jenis jasa yang pasangan pakai. Berikut adalah batasa kerja dari WO:
  • WO hanya membantu atau mengembangkan konsep. WO hanya membantu merealisasikan dan mengembangkan konsep yang pasangan punya. Jika ide konsep pesta pernikahan sudah ada di kepala pasangan, namun pasangan kebingungan untuk merealisasikannya, maka WO akan membantu pasangan dalam memberikan gambaran.
  • WO bertugas mengkoordinasikan pesta pernikahan. Yaitu, dalam segala hal yang berkaitan dengan pesta pernikahan, sejak awal sampai akhir acara. WO yang membantu pasangan mengurus gedung, dekorasi, dokumentasi, dan hal-hal kecil lainnya yang mungkin tidak terpikir oleh pasangan.
  • WO hanya bekerja pada saat hari H (Wedding Day). Tugas WO jauh lebih berat karena tugas awal dilakukan oleh pihak lain yaitu panitia yang sudah ditunjuk, kemudian pada saat hari H tugas langsung diserahkan ke WO. Sehingga, kelancaran acara yang sudah dipersiapkan menjadi tanggung jawab WO. Jika sebelumnya, ada ketidakberesan tugas dari panitia, maka WO bertugas untuk meng-handle ketidakberesan tersebut. WO mengecek segala persiapan secara detail termasuk melakukan konfirmasi ulang dengan para vendor.
Batasan kerja WO di atas, digunakan sebagai patokan penentuan harga untuk konsumen. Semakin berat tugas yang diberikan, maka semakin besar biayanya. Biaya yang ditentukan pun relatif, tiap tempat berbeda-beda dari 1
juta hingga ratusan juta. Selain itu tergantung juga dari keprofesionalan Anda dalam meng-organize-nya.

Beberapa orang/kalangan berpikir menggunakan jasa WO sangat mahal, oleh karena itu mereka harus menyiapkan dana khusus (budget tertentu) untuk membayarnya. Tetapi jika dibandingkan dengan pekerjaan dan tanggung jawab
mereka dalam menyukseskan sebuah pesta pernikahan. Maka apa yang pasangan keluarkan rasanya akan menjadi sebanding.

Semua pilihan, baik menggunakan jasa WO atau mengurus sendiri pesta pernikahan, dapat membantu pasangan dalam mewujudkan pernikahan yang diimpikan

to be continued... on other posting

Referensi :
  • Cara Pinter Jadi Wedding Organizer, Nadia Indivara, 2007
  • By own experience
  • Bella Donna The Wedding Magazine
  • Berbagai artikel tentang WO yang tak bisa di sebutkan lagi.. *maaf*

1 Response to "Wedding Organizer"

Unknown Says:

masa seh ga bisa comment????

Leave A Reply

My videos. Featured videos.

My photos. Now you know me.

My lifestream. Stay updated with me.

Total Pageviews

My favblog. Feeds from them.

    Followers